5 Nutrisi Ibu Hamil Pembentuk Otak Bayi

nutrisi ibu hamilOtak bayi dalam kandungan mulai terbentuk tiga minggu setelah terjadi pembuahan.
Perkembangan otak bayi berlangsung dengan cepat, yaitu usia kehamilan 24-42 minggu dan
mulai terlihat signifikan saat usia 34 minggu. Makanan yang ibu hamil konsumsi tentu berperan
penting dalam perkembangan janin, terutama otak janin dalam kandungan tersebut, maka jangan
coba-coba untuk memakan sembarang makanan. Banyak jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh si
janin pada proses perkembangan otaknya. Ada beberapa makanan yang dianjurkan sebagai
makanan yang kaya akan nutrisi untuk membantu perkembangan otak janin. Ahli nutrisi M&B
UK, Victoria Wells, menyarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang memberi nutrisi
ibu hamil pembentuk otak janin sebagai berikut.

1. DHA dari Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti sarden merupakan sumber nutrisi yang kaya akan asam
docosahexaenoic (DHA). DHA sangat bermanfaat dalam proses kemantangan otak dan
system saraf pusat pada janin. Yang perlu diperhatikan adalah ketika memilih ikan
berlemak. Sebagian jenis ikan sarden kemungkinan terkontaminasi merkuri lebih besar
daripada jenis ikan yang lain. Saat hamil, sang ibu disarankan mengonsumsi ikan
berlemak setidaknya dua kali dalam seminggu.

2. Zat Besi

Zat besi memengaruhi produksi kumpulan zat kimia yang bekerja di otak. Zat besi juga
menghasilkan myelin yang penting bagi pengiriman pesan dengan cepat dan akurat di
otak. Apabila ibu hamil kekurangan zat besi, maka itu dapat mengakitbakan gangguan
mental pada janin. Saat hamil, sang ibu disarankan mengonsumsi 14,8 miligram zat besi
setiap harinya.

3. Yodium dari Yoghurt

WHO (World Health Organization) memperingatkan bahwa peneybab utama dari
masalah mental anak berupa kekurangan yodium selama masa kehamilan dapat dicegah.
Salah satu yang bisa menambah sumber yodium ibu hamil adalah dengan mengonsumsi
yoghurt. Ibu hamil disarankan untuk memilih yodium yang juga mengandung protein
yang bermanfaat bagi kehamilan sang ibu. Saat hamil, sang ibu disarankan untuk
mengonsumsi 140 mikrogram yodium setiap harinya.

4. Folat dari Bayam

Folat alami yang terkandung dalam bayam diperlukan oleh bayi untuk memproduksi
DNA dan mengatur metabolisme dari sel otaknya. Antioksidan yang terkandung di dalam
bayam pun dapat melindungi dari rusaknya jaringan otak pada bayi. Saat hamil, sang ibu
disarankan mengonsumsi 400 mikrogram folat setiap harinya. Perlu diperhatikan di sini
adalah menghindari memasak bayam terlalu lama agar nutrisi penting yang terkandung di
dalamnya terjaga.

5. Kolin dari Telur

Telur merupakan sumber protein dan zat besi yang keduanya penting untuk proses perkembangan otak bayi. Kolin pun sangat berpengaruh pada perkembangan memori dan kemampuan belajar si kecil di masa yang akan datang. Ibu hamil perlu mendapatkan
asupan kolin secara maksimal di antaranya melalui kuning telur, hati sapi, cokelat, dan
seafood. Selain empat makanan itu, kolin juga bisa didapatkan dari susu atau vitamin.
Tentu apapun jenis bahan makanan yang dipilih, pastikan kebersihan dan tingkat
kematangan makanan terjaga dengan baik. Saat hamil, sang ibu memerlukan 450
miligram kolin untuk dikonsumsi setiap harinya.

Itulah dia 5 nutrisi ibu hamil yang dapat membantu otak bayi agar tebentuk dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat, dan para ibu bisa mempraktikkannya di kehidupan sehari-hari mereka. Diharapkan dari rahim-rahim mereka lahir generasi penerus bangsa yang hebat sehingga dapat mengarahkan negeri ini kepada arah yang lebih baik, dimulai dari unsur terkecil dalam
masyarakat yaitu diri sendiri dan keluarga.

Leave a Reply